Pages - Menu
▼
Pages
▼
Sabtu, 31 Desember 2011
Perkembangan Kurikulum di Indonesia
Perkembangan Kurikulum di Indonesia - Berbicara perkembangan kurikulum di indonesia yang saat ini akan berakhir pada kurikulum KTSP, banyak pendapat dari kalangan para guru, dosen, mahasiswa bahkan masyarakat luas pun mencoba berikan pendapat, ada yang mengatakan bahwa kurikulum 1994 lebih baik dari pada KTSP, dan ada juga yang mengatakan kok kurikulum ini ganti ganti mulu ya?, maka dari itu
Jumat, 30 Desember 2011
Makalah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Makalah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Ketika mahasiswa disibukkan dengan berbagai tugas kampus, banyak mahasiswa yang mencari referensi untuk menyelesaikan tugasnya baik di buku, surat kabar bahkan tidak sedikit mahasiswa juga menjadikan internet sebagai tongkrongan mereka sebagai tempat mencari referensi, sekitar 1 hari yang lalu tepatnya pada tanggal 29 Desember 2011. Mahasiswa IKIP
Kamis, 29 Desember 2011
RPP TIK Berkarakter SMA dan Silabus Kelas X-XII Semester 1 dan 2
RPP TIK Berkarakter SMA dan Silabus Kelas X-XII Semester 1 dan 2 - Akhirnya bisa memposting juga RPP TIK SMA berkarakter beserta silabusnya, memang dari awal posting banyak sahabat sahabat yang request buat nyuruh posting contoh silabus maupun rpp tik terbaru sma yang berkarakter tapi baru hari ini aku bisa posting, tapi gak masalah kan ? siapa tahu masih banyak sahabat sahabat semua masih
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Bagi Guru
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) adalah bentuk pembelajaran berkelanjutan bagi guru yang merupakan kendaraan utama dalam upaya membawa perubahan yang diinginkan berkaitan dengan keberhasilan siswa. Dengan demikian semua siswa diharapkan dapat mempunyai pengetahuan lebih, mempunyai keterampilan lebih baik, dan menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang materi ajar serta mampu memperlihatkan apa yang mereka ketahui dan mampu melakukannya. PKB mencakup berbagai cara dan/atau pendekatan dimana guru secara berkesinambungan belajar setelah memperoleh pendidikan dan/atau pelatihan awal sebagai guru. PKB mendorong guru untuk memelihara dan meningkatkan standar mereka secara keseluruhan mencakup bidang-bidang berkaitan dengan pekerjaannya sebagai profesi. Dengan demikian, guru dapat memelihara, meningkatkan dan memperluas pengetahuan dan keterampilannya serta membangun kualitas pribadi yang dibutuhkan di dalam kehidupan profesionalnya.
Melalui kesadaran untuk memenuhi standar kompetensi profesinya serta upaya untuk memperbaharui dan meningkatkan kompetensi profesional selama periode bekerja sebagai guru, PKB dilakukan dengan komitmen secara holistik terhadap struktur keterampilan dan kompetensi pribadi atau bagian penting dari kompetensi profesional. Dalam hal ini adalah suatu komitmen untuk menjadi profesional dengan memenuhi standar kompetensi profesinya, selalu memperbaharuimya, dan secara berkelanjutan untuk terusberkembang. PKB merupakan kunci untuk mengoptimalkan kesempatan pengembangan karir baik saat ini maupun ke depan. Untuk itu, PKB harus mendorong dan mendukung perubahan khususnya di dalam praktik-praktik dan pengembangan karir guru.
Melalui kesadaran untuk memenuhi standar kompetensi profesinya serta upaya untuk memperbaharui dan meningkatkan kompetensi profesional selama periode bekerja sebagai guru, PKB dilakukan dengan komitmen secara holistik terhadap struktur keterampilan dan kompetensi pribadi atau bagian penting dari kompetensi profesional. Dalam hal ini adalah suatu komitmen untuk menjadi profesional dengan memenuhi standar kompetensi profesinya, selalu memperbaharuimya, dan secara berkelanjutan untuk terusberkembang. PKB merupakan kunci untuk mengoptimalkan kesempatan pengembangan karir baik saat ini maupun ke depan. Untuk itu, PKB harus mendorong dan mendukung perubahan khususnya di dalam praktik-praktik dan pengembangan karir guru.
Kuota Sertifikasi Guru 2012 Kabupaten Kota di Jawa Tengah
Berikut Kuota Sertifikasi Guru 2012 untuk Kabupaten dan Kota di Wilayah Jawa Tengah:
KAB. CILACAP [1.151 orang - Kuota : 1.151 ]
KAB. BANYUMAS [1.152 orang - Kuota : 1.152 ]
KAB. PURBALINGGA [641 orang - Kuota : 641 ]
KAB. BANJARNEGARA [595 orang - Kuota : 595 ]
KAB. KEBUMEN [1.765 orang - Kuota : 1.765 ]
KAB. PURWOREJO [755 orang - Kuota : 755 ]
KAB. WONOSOBO [543 orang - Kuota : 543 ]
KAB. MAGELANG [934 orang - Kuota : 934 ]
KAB. BOYOLALI [1.048 orang - Kuota : 1.048 ]
KAB. KLATEN [2.180 orang - Kuota : 2.180 ]
KAB. SUKOHARJO [1.137 orang - Kuota : 1.137 ]
KAB. WONOGIRI [918 orang - Kuota : 918 ]
KAB. KARANGANYAR [903 orang - Kuota : 903 ]
KAB. SRAGEN [1.074 orang - Kuota : 1.074 ]
KAB. GROBOGAN [1.405 orang - Kuota : 1.405 ]
KAB. BLORA [1.655 orang - Kuota : 1.655 ]
KAB. REMBANG [605 orang - Kuota : 605 ]
KAB. PATI [1.189 orang - Kuota : 1.189 ]
KAB. KUDUS [1.113 orang - Kuota : 1.113 ]
KAB. JEPARA [1.077 orang - Kuota : 1.077 ]
KAB. DEMAK [935 orang - Kuota : 935 ]
KAB. SEMARANG [932 orang - Kuota : 932 ]
KAB. TEMANGGUNG [599 orang - Kuota : 599 ]
KAB. KENDAL [815 orang - Kuota : 815 ]
KAB. BATANG [537 orang - Kuota : 537 ]
KAB. PEKALONGAN [830 orang - Kuota : 830 ]
KAB. PEMALANG [1.164 orang - Kuota : 1.164 ]
KAB. TEGAL [1.673 orang - Kuota : 1.673 ]
KAB. BREBES [1.414 orang - Kuota : 1.414 ]
KOTA MAGELANG [299 orang - Kuota : 299 ]
KOTA SURAKARTA [1.303 orang - Kuota : 1.303 ]
KOTA SALATIGA [99 orang - Kuota : 318 ]
KOTA SEMARANG [2.458 orang - Kuota : 2.458 ]
KOTA PEKALONGAN [227 orang - Kuota : 227 ]
KOTA TEGAL [320 orang - Kuota : 320 ]
Informasi Kuota ini di ambil pada Tanggal 29 Desember 2011, Untuk Update Kuota Terbaru silahkan kunjungi http://sergur.pusbangprodik.org/
KAB. CILACAP [1.151 orang - Kuota : 1.151 ]
KAB. BANYUMAS [1.152 orang - Kuota : 1.152 ]
KAB. PURBALINGGA [641 orang - Kuota : 641 ]
KAB. BANJARNEGARA [595 orang - Kuota : 595 ]
KAB. KEBUMEN [1.765 orang - Kuota : 1.765 ]
KAB. PURWOREJO [755 orang - Kuota : 755 ]
KAB. WONOSOBO [543 orang - Kuota : 543 ]
KAB. MAGELANG [934 orang - Kuota : 934 ]
KAB. BOYOLALI [1.048 orang - Kuota : 1.048 ]
KAB. KLATEN [2.180 orang - Kuota : 2.180 ]
KAB. SUKOHARJO [1.137 orang - Kuota : 1.137 ]
KAB. WONOGIRI [918 orang - Kuota : 918 ]
KAB. KARANGANYAR [903 orang - Kuota : 903 ]
KAB. SRAGEN [1.074 orang - Kuota : 1.074 ]
KAB. GROBOGAN [1.405 orang - Kuota : 1.405 ]
KAB. BLORA [1.655 orang - Kuota : 1.655 ]
KAB. REMBANG [605 orang - Kuota : 605 ]
KAB. PATI [1.189 orang - Kuota : 1.189 ]
KAB. KUDUS [1.113 orang - Kuota : 1.113 ]
KAB. JEPARA [1.077 orang - Kuota : 1.077 ]
KAB. DEMAK [935 orang - Kuota : 935 ]
KAB. SEMARANG [932 orang - Kuota : 932 ]
KAB. TEMANGGUNG [599 orang - Kuota : 599 ]
KAB. KENDAL [815 orang - Kuota : 815 ]
KAB. BATANG [537 orang - Kuota : 537 ]
KAB. PEKALONGAN [830 orang - Kuota : 830 ]
KAB. PEMALANG [1.164 orang - Kuota : 1.164 ]
KAB. TEGAL [1.673 orang - Kuota : 1.673 ]
KAB. BREBES [1.414 orang - Kuota : 1.414 ]
KOTA MAGELANG [299 orang - Kuota : 299 ]
KOTA SURAKARTA [1.303 orang - Kuota : 1.303 ]
KOTA SALATIGA [99 orang - Kuota : 318 ]
KOTA SEMARANG [2.458 orang - Kuota : 2.458 ]
KOTA PEKALONGAN [227 orang - Kuota : 227 ]
KOTA TEGAL [320 orang - Kuota : 320 ]
Informasi Kuota ini di ambil pada Tanggal 29 Desember 2011, Untuk Update Kuota Terbaru silahkan kunjungi http://sergur.pusbangprodik.org/
Aspek yang Dinilai Dalam PK Guru 2012
Gurusebagai pendidik profesional mempunyai tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Selain tugas utamanya tersebut, guru juga dimungkinkan memiliki tugas-tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Oleh karena itu, dalam penilaian kinerja guru beberapa subunsur yang perlu dinilai adalah sebagai berikut.
1. Penilaian kinerja yang terkait dengan pelaksanaan proses pembelajaran bagi guru mata pelajaran atau guru kelas, meliputi kegiatan merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi dan menilai, menganalisis hasil penilaian, dan melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian dalam menerapkan 4 (empat) domain kompetensi yang harus dimiliki oleh guru sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar KualifikasiAkademik dan Kompetensi Guru. Pengelolaan pembelajaran tersebut mensyaratkan guru menguasai 24 (dua puluh empat) kompetensi yang dikelompokkan ke dalam kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Untuk mempermudah penilaian dalam PK GURU, 24 (dua puluh empat) kompetensi tersebut dirangkum menjadi 14 (empat belas) kompetensi sebagaimana dipublikasikan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Rincian jumlah kompetensi tersebut diuraikan dalam Tabel 1. berikut:
Penilaian kinerja dalam melaksanakan proses pembimbingan bagi guru Bimbingan Konseling (BK)/Konselor meliputi kegiatan merencanakan dan melaksanakan pembimbingan, mengevaluasi dan menilai hasil bimbingan, menganalisis hasil evaluasi pembimbingan, dan melaksanakan tindak lanjut hasil pembimbingan. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor terdapat 4 (empat) ranah kompetensi yang harus dimiliki oleh guru BK/Konselor. Penilaian kinerja guru BK/konselor mengacu pada 4 domain kompetensi tersebut yang mencakup 17 (tujuh belas) kompetensi seperti diuraikan dalam Tabel 2 berikut:
Kinerja yang terkait dengan pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Pelaksanaan tugas tambahan ini dikelompokkan menjadi 2, yaitu tugas tambahan yang mengurangi jam mengajar tatap muka dan yang tidak mengurangi jam mengajar tatap muka. Tugas tambahan yang mengurangi jam mengajar tatap muka meliputi: (1) menjadi kepala sekolah/madrasah per tahun; (2) menjadi wakil kepala sekolah/madrasah per tahun; (3) menjadi ketua program keahlian/program studi atau yang sejenisnya; (4) menjadi kepala perpustakaan; atau (5) menjadi kepala laboratorium, bengkel, unit produksi, atau yang sejenisnya. Tugas tambahan yang tidak mengurangi jam mengajar tatap muka dikelompokkan menjadi 2 juga, yaitu tugas tambahan minimal satu tahun (misalnya menjadi wali kelas, guru pembimbing program induksi, dan sejenisnya) dan tugas tambahan kurang dari satu tahun (misalnya menjadi pengawas penilaian dan evaluasi pembelajaran, penyusunan kurikulum, dan sejenisnya).
Penilaian kinerja guru dalam melaksanakan tugas tambahan yang mengurangai jam mengajar tatap muka dinilai dengan menggunakan instrumen khusus yang dirancang berdasarkan kompetensi yang dipersyaratkan untuk melaksanakan tugas tambahan tersebut. Rincian jumlah kompetensi dan jumlah indikator pelaksanaan tugas tambahan disampaikan dalam Tabel 3, 4, 5, 6, dan 7 berikut:
1. Penilaian kinerja yang terkait dengan pelaksanaan proses pembelajaran bagi guru mata pelajaran atau guru kelas, meliputi kegiatan merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi dan menilai, menganalisis hasil penilaian, dan melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian dalam menerapkan 4 (empat) domain kompetensi yang harus dimiliki oleh guru sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar KualifikasiAkademik dan Kompetensi Guru. Pengelolaan pembelajaran tersebut mensyaratkan guru menguasai 24 (dua puluh empat) kompetensi yang dikelompokkan ke dalam kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Untuk mempermudah penilaian dalam PK GURU, 24 (dua puluh empat) kompetensi tersebut dirangkum menjadi 14 (empat belas) kompetensi sebagaimana dipublikasikan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Rincian jumlah kompetensi tersebut diuraikan dalam Tabel 1. berikut:
Penilaian kinerja dalam melaksanakan proses pembimbingan bagi guru Bimbingan Konseling (BK)/Konselor meliputi kegiatan merencanakan dan melaksanakan pembimbingan, mengevaluasi dan menilai hasil bimbingan, menganalisis hasil evaluasi pembimbingan, dan melaksanakan tindak lanjut hasil pembimbingan. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor terdapat 4 (empat) ranah kompetensi yang harus dimiliki oleh guru BK/Konselor. Penilaian kinerja guru BK/konselor mengacu pada 4 domain kompetensi tersebut yang mencakup 17 (tujuh belas) kompetensi seperti diuraikan dalam Tabel 2 berikut:
Kinerja yang terkait dengan pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Pelaksanaan tugas tambahan ini dikelompokkan menjadi 2, yaitu tugas tambahan yang mengurangi jam mengajar tatap muka dan yang tidak mengurangi jam mengajar tatap muka. Tugas tambahan yang mengurangi jam mengajar tatap muka meliputi: (1) menjadi kepala sekolah/madrasah per tahun; (2) menjadi wakil kepala sekolah/madrasah per tahun; (3) menjadi ketua program keahlian/program studi atau yang sejenisnya; (4) menjadi kepala perpustakaan; atau (5) menjadi kepala laboratorium, bengkel, unit produksi, atau yang sejenisnya. Tugas tambahan yang tidak mengurangi jam mengajar tatap muka dikelompokkan menjadi 2 juga, yaitu tugas tambahan minimal satu tahun (misalnya menjadi wali kelas, guru pembimbing program induksi, dan sejenisnya) dan tugas tambahan kurang dari satu tahun (misalnya menjadi pengawas penilaian dan evaluasi pembelajaran, penyusunan kurikulum, dan sejenisnya).
Penilaian kinerja guru dalam melaksanakan tugas tambahan yang mengurangai jam mengajar tatap muka dinilai dengan menggunakan instrumen khusus yang dirancang berdasarkan kompetensi yang dipersyaratkan untuk melaksanakan tugas tambahan tersebut. Rincian jumlah kompetensi dan jumlah indikator pelaksanaan tugas tambahan disampaikan dalam Tabel 3, 4, 5, 6, dan 7 berikut:
Tanaman Sirih - Manfaat, Kegunaan dan Kandungan Daun Sirih
Manfaat, Kegunaan dan Kandungan Tanaman Sirih
Sirih atau dalam bahasa latinnya Chavica betle (L) atau pula disebut Piper betle L, pada umumnya tanaman ini telah secara tradisional digunakan oleh orang-orang tua kita, ini berarti telah sejak dahulu diketahui khasiatnya sebagai bahan obat.
Foto Tanaman Sirih
Klasifikasi Tanaman Sirih (Piper betle)
Kingdom: Plantae
Order: Piperales
Family:
Sirih atau dalam bahasa latinnya Chavica betle (L) atau pula disebut Piper betle L, pada umumnya tanaman ini telah secara tradisional digunakan oleh orang-orang tua kita, ini berarti telah sejak dahulu diketahui khasiatnya sebagai bahan obat.
Foto Tanaman Sirih
Klasifikasi Tanaman Sirih (Piper betle)
Kingdom: Plantae
Order: Piperales
Family:
Makalah Sepak Bola Pengertian Lapangan Peraturan
Makalah Sepak Bola - Sering kita lihat beberapa situs lain banyak sekali menerbitkan berita maupun info tentang bola, apalagi berita bola nasional maupun manca negara misalnya pada saat indonesia melawan malaysia di final seagames 2011. Selain berita online, tv radio pun menyiarkan secara update. Nah yang bedanya nih kali ini saya memberikan informasi tentang makalah sepak bola, ini bukan salah
RPP Berkarakter Penjasorkes SMK dan Silabus Kelas X-XII Semester 1 dan 2
RPP Berkarakter Penjasorkes SMK dan Silabus Kelas X-XII Semester 1 dan 2 - Sudah lama blog ini berbicara mengenai posting dan tidak ada habis habisnya saya memposting perangkat belajar mengajar baik di bidang SD, SMP SMA maupu SMK. Seperti yang pernah saya janjikan di facebook blog ini bahwa saya akan memposting RPP Penjasorkes Berkarakter SMK semua kelas, Untuk mata pelajaran yang lain di
Minggu, 25 Desember 2011
Pengertian Konseling
Pengertian Konseling
Mc. Daniel,1956 menjelaskan bahwa Konseling adalah suatu pertemuan langsung dengan individu yang ditujukan pada pemberian bantuan kapadanya untuk dapat menyesuaikan dirinya secara lebih efektif dengan dirinyasendiri dan lingkungan.
Smith,dalam Shertzer & Stone,1974 menjabarkan bahwa Konseling merupakan suatu proses dimana konselor membantu konseli membuat
Mc. Daniel,1956 menjelaskan bahwa Konseling adalah suatu pertemuan langsung dengan individu yang ditujukan pada pemberian bantuan kapadanya untuk dapat menyesuaikan dirinya secara lebih efektif dengan dirinyasendiri dan lingkungan.
Smith,dalam Shertzer & Stone,1974 menjabarkan bahwa Konseling merupakan suatu proses dimana konselor membantu konseli membuat
Sabtu, 24 Desember 2011
Pengertian Urbanisasi
Pengertian Urbanisasi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia dijelaskan bahwa arti Urbanisasi merupakan perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi menjadi masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung
Dari Wikipedia bahasa Indonesia dijelaskan bahwa arti Urbanisasi merupakan perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi menjadi masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung
Jumat, 23 Desember 2011
Kompetensi Profesional Guru
Kompetensi Profesional Guru yaitu kemampuan yang harus dimiliki guru dalam perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran. Guru mempunyai tugas untuk mengarahkan kegiatan belajar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran, untuk itu guru dituntut mampu menyampaikan bahan pelajaran. Guru harus selalu meng-update, dan menguasai materi pelajaran yang disajikan. Persiapan diri tentang materi diusahakan dengan jalan mencari informasi melalui berbagai sumber seperti membaca buku-buku terbaru, mengakses dari internet, selalu mengikuti perkembangan dan kemajuan terakhir tentang materi yang disajikan.
Kompetensi atau kemampuan kepribadian yaitu kemampuan yang harus dimiliki guru berkenaan dengan aspek:
a. Dalam menyampaikan pembelajaran, guru mempunyai peranan dan tugas sebagai sumber materi yang tidak pernah kering dalam mengelola proses pembelajaran. Kegiatan mengajarnya harus disambut oleh siswa sebagai suatu seni pengelolaan proses pembelajaran yang diperoleh melalui latihan, pengalaman, dan kemauan belajar yang tidak pernah putus.
b. Dalam melaksakan proses pembelajaran, keaktifan siswa harus selalu diciptakan dan berjalan terus dengan menggunakan metode dan strategi mengajar yang tepat. Guru menciptakan suasana yang dapat mendorong siswa untuk bertanya, mengamati, mengadakan eksperimen, serta menemukan fakta dan konsep yang benar. Karena itu guru harus melakukan kegiatan pembelajaran menggunakan multimedia, sehingga terjadi suasana belajar sambil bekerja, belajar sambil mendengar, dan belajar sambil bermain,br sesuai kontek materinya.
c. Di dalam pelaksanaan proses pembelajaran, guru harus memperhatikan prinsip-prinsip didaktik metodik sebagai ilmu keguruan. Misalnya bagaimana menerapkan prinsip apersepsi, perhatian, kerja kelompok, korelasi dan prinsip-prinsip lainnya.
d. Dalam hal evaluasi, secara teori dan praktik, guru harus dapat melaksanakan sesuai dengan tujuan yang ingin diukurnya. Jenis tes yang digunakan untuk mengukur hasil belajar harus benar dan tepat. Diharapkan pula guru dapat menyusun butir secara benar, agar tes yang digunakan dapat memotivasi siswa belajar.
Kemampuan yang harus dimiliki guru dalam proses pembelajaran dapat diamati dari aspek-aspek:
a. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
b. Menguasai Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mata pelajaran/ bidang pengembangan yang diampu.
c. Mengembangkan materi pelajaran yang diampu secara kreatif.
d. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif
e. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri
Kompetensi atau kemampuan kepribadian yaitu kemampuan yang harus dimiliki guru berkenaan dengan aspek:
a. Dalam menyampaikan pembelajaran, guru mempunyai peranan dan tugas sebagai sumber materi yang tidak pernah kering dalam mengelola proses pembelajaran. Kegiatan mengajarnya harus disambut oleh siswa sebagai suatu seni pengelolaan proses pembelajaran yang diperoleh melalui latihan, pengalaman, dan kemauan belajar yang tidak pernah putus.
b. Dalam melaksakan proses pembelajaran, keaktifan siswa harus selalu diciptakan dan berjalan terus dengan menggunakan metode dan strategi mengajar yang tepat. Guru menciptakan suasana yang dapat mendorong siswa untuk bertanya, mengamati, mengadakan eksperimen, serta menemukan fakta dan konsep yang benar. Karena itu guru harus melakukan kegiatan pembelajaran menggunakan multimedia, sehingga terjadi suasana belajar sambil bekerja, belajar sambil mendengar, dan belajar sambil bermain,br sesuai kontek materinya.
c. Di dalam pelaksanaan proses pembelajaran, guru harus memperhatikan prinsip-prinsip didaktik metodik sebagai ilmu keguruan. Misalnya bagaimana menerapkan prinsip apersepsi, perhatian, kerja kelompok, korelasi dan prinsip-prinsip lainnya.
d. Dalam hal evaluasi, secara teori dan praktik, guru harus dapat melaksanakan sesuai dengan tujuan yang ingin diukurnya. Jenis tes yang digunakan untuk mengukur hasil belajar harus benar dan tepat. Diharapkan pula guru dapat menyusun butir secara benar, agar tes yang digunakan dapat memotivasi siswa belajar.
Kemampuan yang harus dimiliki guru dalam proses pembelajaran dapat diamati dari aspek-aspek:
a. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
b. Menguasai Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mata pelajaran/ bidang pengembangan yang diampu.
c. Mengembangkan materi pelajaran yang diampu secara kreatif.
d. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif
e. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri
Kompetensi Sosial Guru
Guru di mata masyarakat dan siswa merupakan panutan yang perlu dicontoh dan merupkan suritauladan dalam kehidupanya sehari-hari. Guru perlu memiliki kemampuan sosial dengan masyakat, dalam rangka pelaksanaan proses pembelajaran yang efektif. Dengan dimilikinnya kemampuan tersebut, otomatis hubungan sekolah dengan masyarakat akan berjalan dengan lancar, sehingga jika ada keperluan dengan orang tua siswa, para guru tidak akan mendapat kesulitan.
Kemampuan sosial meliputi kemampuan guru dalam berkomunikasi, bekerja sama, bergaul simpatik, dan mempunyai jiwa yang menyenangkan. Kriteria kinerja guru yang harus dilakukan adalah:
a. Bertindak objektif serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi.
b. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
c. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.
d. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.
Kemampuan sosial meliputi kemampuan guru dalam berkomunikasi, bekerja sama, bergaul simpatik, dan mempunyai jiwa yang menyenangkan. Kriteria kinerja guru yang harus dilakukan adalah:
a. Bertindak objektif serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi.
b. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
c. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.
d. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.
Kompetensi Kepribadian Guru
Pelaksanaan tugas sebagai guru harus didukung oleh suatu perasaan bangga akan tugas yang dipercayakan kepadanya untuk mempersiapkan generasi kualitas masa depan bangsa. Walaupun berat tantangan dan rintangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugasnya harus tetap tegar dalam melaksakan tugas sebagai seorang guru. Pendidikan adalah proses yang direncanakan agar semua berkembang melalui proses pembelajaran. Guru sebagai pendidik harus dapat mempengaruhi ke arah proses itu sesuai dengan tata nilai yang dianggap baik dan berlaku dalam masyarakat.
Tata nilai termasuk norma, moral, estetika, dan ilmu pengetahuan, mempengaruhi perilaku etik siswa sebagai pribadi dan sebagai anggota masyarakat. Penerapan disiplin yang baik dalam proses pendidikan akan menghasilkan sikap mental, watak dan kepribadian siswa yang kuat. Guru dituntut harus mampu membelajarkan siswanya tentang disiplin diri, belajar membaca, mencintai buku, menghargai waktu, belajar bagaimana cara belajar, mematuhi aturan/tata tertib, dan belajar bagaimana harus berbuat. Semuanya itu akan berhasil apabila guru juga disiplin dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Guru harus mempunyai kemampuan yang berkaitan dengan kemantapan dan integritas kepribadian seorang guru. Aspek-aspek yang diamati adalah:
a. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia.
b. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.
c. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa.
d. Menunjukan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri.
e. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.
Tata nilai termasuk norma, moral, estetika, dan ilmu pengetahuan, mempengaruhi perilaku etik siswa sebagai pribadi dan sebagai anggota masyarakat. Penerapan disiplin yang baik dalam proses pendidikan akan menghasilkan sikap mental, watak dan kepribadian siswa yang kuat. Guru dituntut harus mampu membelajarkan siswanya tentang disiplin diri, belajar membaca, mencintai buku, menghargai waktu, belajar bagaimana cara belajar, mematuhi aturan/tata tertib, dan belajar bagaimana harus berbuat. Semuanya itu akan berhasil apabila guru juga disiplin dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Guru harus mempunyai kemampuan yang berkaitan dengan kemantapan dan integritas kepribadian seorang guru. Aspek-aspek yang diamati adalah:
a. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia.
b. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.
c. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa.
d. Menunjukan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri.
e. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.
Kompetensi Pedagogik Guru
Kompetensi pedagogik yaitu kemampuan yang harus dimiliki guru berkenaan dengan karakteristik siswa dilihat dari berbagai aspek seperti moral, emosional, dan intelektual. Hal tersebut berimplikasi bahwa seorang guru harus mampu menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip belajar, karena siswa memiliki karakter, sifat, dan interest yang berbeda.
Berkenaan dengan pelaksanaan kurikulum, seorang guru harus mampu mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan masing-masing dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Guru harus mampu mengoptimalkan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan kemampuannya di kelas, dan harus mampu melakukan kegiatan penilaian terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. Kemampuan yang harus dimiliki guru berkenaan dengan aspek-aspek yang diamati, yaitu:
a. Penguasaan terhadap karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional dan intelektual.
b. Penguasaan terhadap teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
c. Mampu mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu.
d. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik.
e. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan kegiatan pengembangan yang mendidik.
f. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.
g. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
h. Melakukan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar, memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.
i. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
Berkenaan dengan pelaksanaan kurikulum, seorang guru harus mampu mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan masing-masing dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Guru harus mampu mengoptimalkan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan kemampuannya di kelas, dan harus mampu melakukan kegiatan penilaian terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. Kemampuan yang harus dimiliki guru berkenaan dengan aspek-aspek yang diamati, yaitu:
a. Penguasaan terhadap karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional dan intelektual.
b. Penguasaan terhadap teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
c. Mampu mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu.
d. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik.
e. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan kegiatan pengembangan yang mendidik.
f. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.
g. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
h. Melakukan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar, memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.
i. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
Kompetensi Guru
Apa sih yang dimaksud dengan Kompetensi seorang guru itu? Apakah hanya datang tepat waktu trus mengajar selesai trus pulang? Apakah pernah pertanyaan ini muncul di benak anda? Kinerja guru mempunyai spesifikasi/kriteria tertentu. Kinerja guru dapat dilihat dan diukur berdasarkan spesifikasi/kriteria kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap guru.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Dijelaskan bahwa Standar Kompetensi Guru dikembangkan secara utuh dari 4 kompetensi utama, yaitu:
(1) kompetensi pedagogik,
(2) kepribadian,
(3) sosial, dan
(4) profesional.
Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Dijelaskan bahwa Standar Kompetensi Guru dikembangkan secara utuh dari 4 kompetensi utama, yaitu:
(1) kompetensi pedagogik,
(2) kepribadian,
(3) sosial, dan
(4) profesional.
Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru.
Rabu, 21 Desember 2011
Pengertian Puisi
Pengertian Puisi
William Wordsworth (Situmorang, 1980:9) menjelaskan bahwa puisi adalah peluapan yang spontan dari perasaan-perasaan yang penuh daya, memperoleh asalnya dari emosi atau rasa yang dikumpulkan kembali dalam kedamaian.
Putu Arya Tirtawirya (1980:9) menjabarkan bahwa puisi merupakan ungkapan secara implisit dan samar, dengan makna yang tersirat, di mana kata-katanya condong pada
William Wordsworth (Situmorang, 1980:9) menjelaskan bahwa puisi adalah peluapan yang spontan dari perasaan-perasaan yang penuh daya, memperoleh asalnya dari emosi atau rasa yang dikumpulkan kembali dalam kedamaian.
Putu Arya Tirtawirya (1980:9) menjabarkan bahwa puisi merupakan ungkapan secara implisit dan samar, dengan makna yang tersirat, di mana kata-katanya condong pada
Selasa, 20 Desember 2011
Pengertian Dokumentasi
Pengertian Dokumentasi
Kamus Besar Bahasa Indonesia dokumentasi didefinisikan sebagai sesuatu yang tertulis , tercetak atau terekam yang dapat dipakai sebagai bukti atau keterangan.
Pengertian Dokumentasi menurut Paul Otlet pada International Economic Conference tahun 1905 adalah kegiatan khusus berupa pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penemuan kembali dan penyebaran dokumen.
Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia dokumentasi didefinisikan sebagai sesuatu yang tertulis , tercetak atau terekam yang dapat dipakai sebagai bukti atau keterangan.
Pengertian Dokumentasi menurut Paul Otlet pada International Economic Conference tahun 1905 adalah kegiatan khusus berupa pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penemuan kembali dan penyebaran dokumen.
Dalam
Senin, 19 Desember 2011
Pengertian Penilaian Kinerja GURU
Menurut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi nomor 16 Tahun 2009, Penilaian Kinerja GURU adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karir, kepangkatan, dan jabatannya. Pelaksanaan tugas utama guru tidak dapat dipisahkan dari kemampuan seorang guru dalam penguasaan pengetahuan, penerapan pengetahuan dan keterampilan, sebagai kompetensi yang dibutuhkan sesuai amanat Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Penguasaan kompetensi dan penerapan pengetahuan serta keterampilan guru, sangat menentukan tercapainya kualitas proses pembelajaran atau pembimbingan peserta didik, dan pelaksanaan tugas tambahan yang relevan bagi sekolah/madrasah, khususnya bagi guru dengan tugas tambahan tersebut. Sistem PK GURU adalah sistem penilaian yang dirancang untuk mengidentifikasi kemampuan guru dalam melaksanakan tugasnya melalui pengukuran penguasaan kompetensi yang ditunjukkan dalam unjuk kerjanya.
Secara umum, PK GURU memiliki 2 fungsi utama sebagai berikut.
1. Untuk menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi dan keterampilan yang diperlukan pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Dengan demikian, profil kinerja guru sebagai gambaran kekuatan dan kelemahan guru akan teridentifikasi dan dimaknai sebagai analisis kebutuhan atau audit keterampilan untuk setiap guru, yang dapat dipergunakan sebagai basis untuk merencanakan PKB.
2. Untuk menghitung angka kredit yang diperoleh guru atas kinerja pembelajaran, bimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah yang dilakukannya pada tahun tersebut. Kegiatan penilaian kinerja dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari proses pengembangan karir dan promosi guru untuk kenaikan pangkat dan jabatan fungsionalnya.
Hasil PK GURU diharapkan dapat bermanfaat untuk menentukan berbagai kebijakan yang terkait dengan peningkatan mutu dan kinerja guru sebagai ujung tombak pelaksanaan proses pendidikan dalam menciptakan insan yang cerdas, komprehensif, dan berdaya saing tinggi. PK GURU merupakan acuan bagi sekolah/madrasah untuk menetapkan pengembangan karir dan promosi guru. Bagi guru, PK GURU merupakan pedoman untuk mengetahui unsur-unsur kinerja yang dinilai dan merupakan sarana untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan individu dalam rangka memperbaiki kualitas kinerjanya.
PK GURU dilakukan terhadap kompetensi guru sesuai dengan tugas pembelajaran, pembimbingan, atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Khusus untuk kegiatan pembelajaran atau pembimbingan, kompetensi yang dijadikan dasar untuk penilaian kinerja guru adalah kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007. Keempat kompetensi ini telah dijabarkan menjadi kompetensi guru yang harus dapat ditunjukkan dan diamati dalam berbagai kegiatan, tindakan dan sikap guru dalam melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan. Sementara itu, untuk tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, penilaian kinerjanya dilakukan berdasarkan kompetensi tertentu sesuai dengan tugas tambahan yang dibebankan tersebut (misalnya; sebagai kepala sekolah/madrasah, wakil kepala sekolah/madrasah, pengelola perpustakaan, dan sebagainya sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009).
Secara umum, PK GURU memiliki 2 fungsi utama sebagai berikut.
1. Untuk menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi dan keterampilan yang diperlukan pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Dengan demikian, profil kinerja guru sebagai gambaran kekuatan dan kelemahan guru akan teridentifikasi dan dimaknai sebagai analisis kebutuhan atau audit keterampilan untuk setiap guru, yang dapat dipergunakan sebagai basis untuk merencanakan PKB.
2. Untuk menghitung angka kredit yang diperoleh guru atas kinerja pembelajaran, bimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah yang dilakukannya pada tahun tersebut. Kegiatan penilaian kinerja dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari proses pengembangan karir dan promosi guru untuk kenaikan pangkat dan jabatan fungsionalnya.
Hasil PK GURU diharapkan dapat bermanfaat untuk menentukan berbagai kebijakan yang terkait dengan peningkatan mutu dan kinerja guru sebagai ujung tombak pelaksanaan proses pendidikan dalam menciptakan insan yang cerdas, komprehensif, dan berdaya saing tinggi. PK GURU merupakan acuan bagi sekolah/madrasah untuk menetapkan pengembangan karir dan promosi guru. Bagi guru, PK GURU merupakan pedoman untuk mengetahui unsur-unsur kinerja yang dinilai dan merupakan sarana untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan individu dalam rangka memperbaiki kualitas kinerjanya.
PK GURU dilakukan terhadap kompetensi guru sesuai dengan tugas pembelajaran, pembimbingan, atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Khusus untuk kegiatan pembelajaran atau pembimbingan, kompetensi yang dijadikan dasar untuk penilaian kinerja guru adalah kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007. Keempat kompetensi ini telah dijabarkan menjadi kompetensi guru yang harus dapat ditunjukkan dan diamati dalam berbagai kegiatan, tindakan dan sikap guru dalam melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan. Sementara itu, untuk tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah, penilaian kinerjanya dilakukan berdasarkan kompetensi tertentu sesuai dengan tugas tambahan yang dibebankan tersebut (misalnya; sebagai kepala sekolah/madrasah, wakil kepala sekolah/madrasah, pengelola perpustakaan, dan sebagainya sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009).
RPP Penjasorkes SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2
RPP Penjasorkes SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2 - sekitar tiga bulan yang lalu tepatnya bulan September beberapa pengujung blog ku meminta untuk memposting rpp sma berkarakter dan silabusnya beberapa dari mereka ada juga yang menanyakan "Kapan sih rpp penjasorkes (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) berkarakter sma", saya pun ingin sesegera mungkin untuk
Sabtu, 17 Desember 2011
RPP Fisika SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2
RPP Fisika SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2 - Mungkin banyak keterlambatan saya mengupdate postingan rpp dan silabus berkarakter utnuk jenjang pendidikan SMA dan SMK maka dari itu saya mohon maaf ya kepada sahabat sahabat semua. Meskipun sudah banyak teman teman yang sudah mendapatkan referensi/contoh rpp dan silabus fisika sma berkarakter dalam menyusun perangkat
Kamis, 15 Desember 2011
RPP Sosiologi SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2
RPP Sosiologi SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2 - Setelah beberapa minggu tidak update blog dan kali ini saya posting RPP Sosiologi SMA Berkarakter dan Silabusnya. Sepertinya teman teman semua mungkin sudah mendapatkan beberapa referensi maupun contoh dari rpp berkarakter sma terutama untuk mata pelajaran Sosiologi, meskipun demikian tak ada salhnya saya memberikan
Senin, 12 Desember 2011
Pengertian Sikap Menurut Para Ahli
Pengertian Sikap Menurut Para Ahli
Secara historis istilah sikap (attitude) digunakan pertama kali oleh Herbert Spencer tahun 1862, yang diartikan sebagai status mental seseorang. Sejumlah ahli psikologi seperti Louis Thurstone, Rensis Likert, Charles Osgood menyatakan bahwa sikap adalah suatu bentuk evaluasi atau reaksi perasaan yang mana dapat memihak (favorable) maupun tidak memihak (
Secara historis istilah sikap (attitude) digunakan pertama kali oleh Herbert Spencer tahun 1862, yang diartikan sebagai status mental seseorang. Sejumlah ahli psikologi seperti Louis Thurstone, Rensis Likert, Charles Osgood menyatakan bahwa sikap adalah suatu bentuk evaluasi atau reaksi perasaan yang mana dapat memihak (favorable) maupun tidak memihak (
Minggu, 11 Desember 2011
Pengertian Kalimat
Pengertian Kalimat
Berikut ini ada beberapa pengertian yang dikemukakan oleh para ahli tentang arti kalimat:
Kalimat merupakan satuan bahasa yang secara relative dapat berdiri-sendiri, mempunyai pola intonasi akhir dan terdiri-dari ataus klausa (Cook, 1971;Elson dan Picket, 1969).
Kalimat adalah suatu bentuk linguistis, yang tidak termasuk ke dalam suatu bentuk yang lebih besar karena
Berikut ini ada beberapa pengertian yang dikemukakan oleh para ahli tentang arti kalimat:
Kalimat merupakan satuan bahasa yang secara relative dapat berdiri-sendiri, mempunyai pola intonasi akhir dan terdiri-dari ataus klausa (Cook, 1971;Elson dan Picket, 1969).
Kalimat adalah suatu bentuk linguistis, yang tidak termasuk ke dalam suatu bentuk yang lebih besar karena
Jumat, 09 Desember 2011
Definisi Laptop
Definisi Laptop
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Laptop didefinisikan sebagai komputer pribadi yg agak kecil, yang dapat dibawa-bawa dan dapat ditempatkan di pangkuan pengguna, terdiri atas satu perangkat yang mencakupi papan tombol, layar tampilan, mikroprosesor, biasanya dilengkapi dengan baterai yang dapat diisi ulang.
Laptop (dikenal juga dengan istilah notebook) merupkan komputer
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Laptop didefinisikan sebagai komputer pribadi yg agak kecil, yang dapat dibawa-bawa dan dapat ditempatkan di pangkuan pengguna, terdiri atas satu perangkat yang mencakupi papan tombol, layar tampilan, mikroprosesor, biasanya dilengkapi dengan baterai yang dapat diisi ulang.
Laptop (dikenal juga dengan istilah notebook) merupkan komputer
Kamis, 08 Desember 2011
RPP PKN SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2
RPP PKN SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2 - akhir akhir ini bawaanya malas update blog gak tahu kenapa ya, padahal yang mau diposting tuh udah ada materinya, mungkin ada waktunya mode dan ada waktunya kagak ya ? tapi teman teman semua menuntu untuk ayo pstingin ini itu dong mas hehehe. siap deh kalau gitu saya semangat posting, dan kali ini saya memilih posting RPP PKN
Rabu, 07 Desember 2011
Definisi Tes
Definisi Tes
Secara harfiah, kata "tes" berasal dari bahasa Perancis Kuno: testum yang artinya "piring untuk menyisihkan logam-logam mulia" (maksdunya dengan menggunakan alat berupa piring itu akan dapat diperoleh jenis-jenis logam mulia yang nilainya sangat tinggi), dalam bahasa Inggris ditulis test yang dalam bahasa indonesia artinya tes, ujian, atau percobaan. Sdangkan dalam bahasa arab:
Secara harfiah, kata "tes" berasal dari bahasa Perancis Kuno: testum yang artinya "piring untuk menyisihkan logam-logam mulia" (maksdunya dengan menggunakan alat berupa piring itu akan dapat diperoleh jenis-jenis logam mulia yang nilainya sangat tinggi), dalam bahasa Inggris ditulis test yang dalam bahasa indonesia artinya tes, ujian, atau percobaan. Sdangkan dalam bahasa arab:
Selasa, 06 Desember 2011
RPP Sejarah SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2
RPP Sejarah SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2 - kemarin ada beberapa rpp dan silabus berkarakter sma yang sudah saya posting dan kali ini gilaran mata pelajaran sejarah yang saya posting sesuai dengan judul postingnya RPP Sejarah SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X - XII Semester 1 dan 2.
RPP Sejarah SMA Berkarakter - Dengan niat dan usaha saya ingin sekali membagi
Senin, 05 Desember 2011
Definisi Pendidikan Jasmani
Definisi Pendidikan Jasmani
Definisi penjas menurut berbagai tokoh-tokoh penjas;
Salah satu definisi pendidikan jasmani yang patut dikemukakan adalah definisi yang dilontarkan pada Lokakarya Nasional tentang Pembangunan olahraga pada tahun 1981(Abdul Gafur, 1983:8-9) : Pendidikan jasmani adalah suatu proses pendidikan seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat yang dilakukan secara
Definisi penjas menurut berbagai tokoh-tokoh penjas;
Salah satu definisi pendidikan jasmani yang patut dikemukakan adalah definisi yang dilontarkan pada Lokakarya Nasional tentang Pembangunan olahraga pada tahun 1981(Abdul Gafur, 1983:8-9) : Pendidikan jasmani adalah suatu proses pendidikan seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat yang dilakukan secara
Minggu, 04 Desember 2011
Pengertian Wayang
Pengertian Wayang
Dalam Kamus Bahasa Indonesia, Pengertian Wayang antara lain:
1). Wayang merupakan boneka tiruan orang yg terbuat dr pahatan kulit atau kayu dsb yg dapat dimanfaatkan untuk memerankan tokoh dl pertunjukan drama tradisional (bali, jawa, sunda, dsb), biasanya dimainkan oleh seseorang yg disebut dalang.
2). Wayang merupakan pelaku (yg hanya sbg pelaku, bukan sbg perencana); orang
Dalam Kamus Bahasa Indonesia, Pengertian Wayang antara lain:
1). Wayang merupakan boneka tiruan orang yg terbuat dr pahatan kulit atau kayu dsb yg dapat dimanfaatkan untuk memerankan tokoh dl pertunjukan drama tradisional (bali, jawa, sunda, dsb), biasanya dimainkan oleh seseorang yg disebut dalang.
2). Wayang merupakan pelaku (yg hanya sbg pelaku, bukan sbg perencana); orang
Sabtu, 03 Desember 2011
Khasiat Teh Hijau
Khasiat Teh Hijau
Teh Hijau merupakan nama teh yang dibuat dari daun tanaman teh (Camellia sinensis) yang dipetik dan mengalami proses pemanasan untuk mencegah oksidasi, atau bisa juga berarti minuman yang dihasilkan dari menyeduh daun teh tersebut. Selain nikmat untuk diminum ternyata daun teh hijau sangat bermanfaat dan berkhasiat untuk kesehatan tubuh karena Teh hijau memiliki kandungan
Teh Hijau merupakan nama teh yang dibuat dari daun tanaman teh (Camellia sinensis) yang dipetik dan mengalami proses pemanasan untuk mencegah oksidasi, atau bisa juga berarti minuman yang dihasilkan dari menyeduh daun teh tersebut. Selain nikmat untuk diminum ternyata daun teh hijau sangat bermanfaat dan berkhasiat untuk kesehatan tubuh karena Teh hijau memiliki kandungan















